CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 20 Agustus 2016



Nama : Ferawati Tiyas Anggraeni
NIM : 1815163158

Kondisi Pendidikan di Indonesia
Pendidikan  merupakan  kewajiban yang harus kita laksanakan sejak dini. Pendidikan didapatkan dari formal maupun informal. Pendidikan formal contohnya adalah saat kita mengikuti sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Sedangkan pendidikan informal contohnya yaitu  pendidikan  moral dan sopan santun yang diajarkan oleh kedua orang tua kita. Pendidikan sangatlah tidak asing bagi telinga kita. Pendidikan merupakan suatu keharusan bagi setiap manusia agar mereka menjadi mengerti dan memahami sesuatu. Pendidikan adalah proses pembelajaran seseorang untuk lebih mengenal sesuatu yang belum mereka ketahui sebelumnya.Dengan pendidikan pula seseorang juga akan menjadi lebih unggul dalam berfikir dan bertindak.
Dewasa ini pendidikan sangatlah dibutuhkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Sumber daya manusia yang unggul ini mampu berfikir kreatif untuk memajukan negara dan bangsanya, terutama  negara berkembang seperti Indonesia.Indonesia sebagai negara berkembang sangat membutuhkan SDM yang unggul agar mampu mengolah segala SDA di bumi pertiwi ini. Namun, kenyataan nya kondisi pendidikan di Indonesia cukup mengecewakan.Padahal peran pemerintah tak henti-hentinya memberikan solusi untuk generasi penerus bangsa ini. Pemerintah telah membebaskan biaya pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menegah atas dengan gagasan “Wajib Sekolah 12 Tahun”. Gagasan tersebut sangatlah membantu bagi para pelajar yang kesulitan ekonomi untuk meneruskan sekolah mereka. Tak hanya itu pemerintah DKI Jakarta memberikan bantuan beasiswa kepada pelajar kurang mampu melalui beasiswa “Kartu Jakarta Pintar”. Tak kurang-kurang pemerintah membantu agar penerus bangsa ini menjadi pribadi unggul yang berguna bagi bangsa dan negara.
Kemudahan untuk mendapatkan pendidikan terutama karna sekolah negeri yang membebaskan biaya sekolah, terkadang disepelekan oleh para pelajar itu sendiri. Banyaknya pola pikir mereka yang salah dan mengganggap pendidikan tidaklah penting. Mereka terombang-ambing oleh rasa ingin bebas tanpa beban oleh pergaulan.Mereka membolos, mencontek, dan yang paling parah adalah tawuran pelajar. Sungguh itu tidaklah diinginkan oleh pemerintah yang telah membebaskan biaya pendidikan bagi mereka.Selain itu tentang KJP, banyak dari penerima KJP salah menggunakan nya.
Pendidikan di Indonesia masih sangatlah jauh dari kata baik. Pendidikan  negara ini masih tertinggal jauh dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia maupun Singapore.Kondisi pendidikan yang rendah ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat bahwa menuntun ilmu merupakan suatu keharusan untuk menjadikan negara ini lebih maju yang mampu meningkatkan pendapatan perkapita di Indonesia. Pemerintah pula telah mencoba merubah cara pembelajaran bagi pelajar. Contohnya penjurusan di Sekolah Menegah Akhir (SMA) yang langsung dijuruskan sejak kelas satu. Hal ini dilakukan agar siswa lebih focus untuk melakukan pembelajaran di sekolah. Selain itu, pemerintah juga melakukan ujian nasional dengan system computer. Namun, kecurangan  masih saja menyelimuti ujian nasional. Berbagai cara telah dilakukan agar menekan kecurangan yang terjadi, terutama pada ujian nasional. Mencontek susah dihilangkan seperti telah mengakar erat disegelintir pelajar di Indonesia.
Kondisi pendidikan yang buruk ini haruslah diperbaiki dari dini. Sejak pelajar masih di taman kanak-kanak maupun disekolah dasar harus ditekan agar selalu berbuat jujur dan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Tak hanya itu tenaga pendidik juga harus lebih bagus agar dapat melahirkan generasi penerus banggsa yang unggul. Jika pelajar, pendidik, serta pemerintah dapat bekerja sama dengan baik, kondisi pendidikan di Indonesia akan berangsur-angsur membaik. Kondisi pendidikan yang baik akan membawa kiat menuju ke suatu perubahan besar seperti memajukan  negara Indonesia dengan mengolah sumber daya alam yang tersedia. Hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan perkapita di Indonesia yang akan menekan pertumbuhan penduduk miskin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar